Radarbasel.com, Sabah – Dukungan dunia seni dan budaya Indonesia kembali membuahkan prestasi di tingkat internasional. Berkat kolaborasi antara delegasi Indonesia, Galeri Kostum Abang, serta dukungan Haliz Zefri selaku Founder Galeri Kostum Abang dan Tim Nasional, Indonesia berhasil mengibarkan Merah Putih di ajang 2nd International Cultural Dance Festival & Miss International Ethnic Pageant 2026 yang digelar di Penampang Cultural Hall, Sabah, Malaysia, pada 18 Juni 2026. Dalam ajang tersebut, Alysa Ziliana, pemegang gelar Female Icon Tari Jawa Barat, sukses meraih gelar Winner Miss International Ethnic Pageant 2026.
Keikutsertaan Alysa dalam ajang internasional tersebut merupakan hasil seleksi dan penunjukan sebagai duta budaya Jawa Barat untuk mewakili Indonesia di tingkat internasional. Dalam kompetisi tersebut, Alysa tampil memukau dengan membawakan Tari Jaipong khas Jawa Barat, salah satu warisan budaya Indonesia yang dikenal dengan gerakannya yang dinamis, energik, dan penuh ekspresi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penampilan Alysa berhasil mencuri perhatian dewan juri maupun penonton internasional. Dengan balutan busana etnik Nusantara yang disiapkan oleh Galeri Kostum Abang, ia tidak hanya menunjukkan kemampuan seni tari yang mumpuni, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.
Berkat penampilan yang memukau serta kemampuannya mempresentasikan budaya Indonesia dengan baik, Alysa, penari asal Karawang yang bernaung di Sanggar Azzalea Art dan tercatat sebagai mahasiswa semester IV Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), berhasil mengungguli peserta dari berbagai negara dan dinobatkan sebagai Winner Miss International Ethnic Pageant 2026.
Pada ajang yang sama, Indonesia juga diwakili oleh Raichan Rizki Septiawan, mahasiswa semester IV Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, yang menyandang gelar Male Icon Tari Jawa Barat dan tampil dalam kategori International Cultural Dance Festival. Raichan sukses memperkenalkan seni dan budaya Jawa Barat melalui penampilan budaya yang mendapat apresiasi dari peserta maupun tamu undangan internasional.
Ajang budaya internasional tersebut diikuti oleh delegasi dari berbagai negara, di antaranya Malaysia, China, Korea Selatan, Sri Lanka, Polandia, Georgia, Amerika Andina, dan sejumlah negara lainnya. Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran budaya sekaligus mempererat persahabatan antarbangsa melalui seni dan budaya.
Keberhasilan delegasi Indonesia tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Haliz Zefri selaku Founder Galeri Kostum Abang yang bersama Tim Nasional menyiapkan kostum budaya etnik Indonesia untuk ditampilkan di panggung internasional.
Menurut Haliz Zefri, keikutsertaan Alysa Ziliana dan Raichan Rizki Septiawan merupakan bagian dari upaya memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berprestasi melalui seni dan budaya.
“Kami ingin budaya Indonesia semakin dikenal di tingkat internasional. Alysa dan Raichan adalah generasi muda berbakat yang mampu menjadi duta budaya bangsa. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi anak-anak muda lainnya untuk terus melestarikan budaya Indonesia dan berani tampil di panggung dunia,” ujar Haliz Zefri.
Kostum yang ditampilkan dalam ajang tersebut mengangkat kekayaan budaya Nusantara dengan sentuhan artistik yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional sebagai identitas bangsa. Perpaduan antara kemampuan seni, penampilan budaya, dan dukungan tim yang solid menjadi faktor penting keberhasilan delegasi Indonesia dalam ajang tersebut.
Prestasi Alysa Ziliana dan Raichan Rizki Septiawan di Sabah menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing di tingkat global sekaligus menjadi duta budaya yang membanggakan. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai, melestarikan, dan memperkenalkan budaya Indonesia di panggung dunia. (Wan)







Komentar
Silakan login untuk berkomentar.