PANDEGLANG, Lensabansel.com – Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, resmi melepas kafilah Kabupaten Pandeglang untuk bertanding dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Oproom Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pandeglang pada Minggu (5/7/2026).
Ajang keagamaan bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 5 hingga 10 Juli 2026, berpusat di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.
Dalam arahannya, Raden Dewi Setiani menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih piala semata. Lebih dari itu, momentum ini harus dijadikan sarana utama untuk menghidupkan semangat dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini merupakan bagian dari syiar Islam, yaitu bagaimana mensyiarkan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dewi.
Mengenai target kompetisi, Dewi tidak menampik harapan besar untuk meraih prestasi tertinggi. Namun, ia mengingatkan agar para peserta tetap mengutamakan nilai-nilai sportivitas dan menjaga moralitas selama bertanding di tingkat provinsi.
“Target kita di MTQ XXIII Banten tentu saja ingin menjadi juara dan melahirkan prestasi terbaik. Namun, yang tidak kalah penting adalah menunjukkan kualitas, sportivitas, serta akhlakul karimah sebagai duta dari Kabupaten Pandeglang,” tuturnya.
Dewi juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam memperkuat pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dari tingkat desa hingga kabupaten, serta peningkatan pembinaan bagi guru ngaji, qari, dan qariah sejak usia dini.

Di akhir sambutannya, ia berpesan kepada seluruh anggota kafilah untuk selalu menjaga nama baik daerah, menjaga kondisi kesehatan, dan tetap optimistis selama berkompetisi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Pandeglang, Abd. Hadits Muntaha, merinci bahwa total rombongan yang diberangkatkan berjumlah 60 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 33 orang peserta serta 27 orang pembina dan ofisial.
Hadits menambahkan, kafilah Pandeglang akan berpartisipasi di seluruh cabang yang diperlombakan, meski tidak mengikuti semua golongan kategori.
“Untuk target sendiri kita tetap optimistis sesuai harapan. Yang terpenting adalah terus berjuang, tetap semangat, dan menunjukkan yang terbaik bagi masyarakat Pandeglang,” kata Hadits. (Red)







Komentar
Silakan login untuk berkomentar.