PANDEGLANG, Lensabansel.com – Kunjungan Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, ke Yayasan Anwarul Hidayah, Kecamatan Menes, Senin (29/6), membawa angin segar bagi pengembangan koperasi pondok pesantren (kopontren) di Kabupaten Pandeglang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti program pusat ini demi mendorong kemandirian ekonomi pesantren.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menegaskan bahwa program pengembangan koperasi ini sangat selaras dengan visi dan misi kepemimpinan Dewi-Iing dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pesantren.
“Salah satu program prioritas kami adalah pengembangan UMKM di lingkungan pondok pesantren. Melalui kopontren, kami ingin mencetak para santri entrepreneur,” ujar Iing saat menghadiri kegiatan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Iing, lahirnya wirausaha dari lingkungan pesantren akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan usaha baru bagi masyarakat sekitar.
“Kami akan segera menindaklanjuti arahan Bapak Menteri bersama Direktur LPDB untuk mengimplementasikan program ini di Pandeglang,” tambahnya. Ia berharap program tersebut berjalan optimal agar manfaatnya langsung dirasakan oleh komunitas pesantren.
Di sisi lain, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menghidupkan kembali peran koperasi sebagai instrumen utama pembangunan ekonomi masyarakat. Salah satu program unggulan yang tengah disiapkan pemerintah adalah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Saat ini koperasi memang masih tertinggal dari badan usaha swasta. Di era Presiden Prabowo, negara ingin hadir membangun ekonomi rakyat secara nyata lewat koperasi,” jelas Ferry.
Selain KDMP, Ferry menilai kopontren memiliki potensi luar biasa. Ia mencontohkan kesuksesan Kopontren Sidogiri dan Kopontren Sunan Drajat yang kini menjadi model percontohan nasional.
Untuk mempercepat target tersebut, Ferry menginstruksikan Direktur Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM), Ari Permana, untuk memberikan pendampingan intensif serta dukungan pembiayaan bagi kopontren di Pandeglang.
“Saya minta Pak Ari Permana mendampingi dan membina langsung kegiatan koperasi pesantren di sini. Sudah banyak kopontren di daerah lain yang tumbuh besar berkat dukungan pembiayaan dari LPDB,” pungkasnya. (Red)







Komentar
Silakan login untuk berkomentar.