Lensabansel.com, Pandeglang – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Ar-Rahman Pandeglang menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim di pelataran masjid pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan sosial ini digelar dalam rangka memperingati momentum 10 Muharram.
Ketua DKM Masjid Agung Ar-Rahman Pandeglang, Ramadhani, menyatakan bahwa ratusan anak yatim yang menerima bantuan tersebut merupakan warga yang tinggal di sekitar lingkungan masjid. Mereka berasal dari beberapa kampung, di antaranya Kadugajah, Kebon Cau, Gardutanjak, dan sekitarnya.
“Paket santunan yang kami bagikan berupa sembako, makanan, dan uang tunai. Penerimanya adalah anak yatim dengan usia maksimal 15 tahun, mulai dari bayi hingga remaja,” ujar Ramadhani kepada awak media, Jumat (26/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramadhani menjelaskan, jumlah penerima santunan tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu. Pihak DKM berharap kegiatan ini dapat berjalan secara konsisten dan cakupannya bisa terus meluas.
“Alhamdulillah, tahun ini ada peningkatan hingga mencapai 100 anak. Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan dan jumlah penerimanya bisa terus bertambah pada tahun depan,” tuturnya.
Menurut Ramadhani, sumber dana aksi sosial ini berasal dari donasi para jemaah yang dialokasikan untuk kemaslahatan umat. Selain itu, kekurangan anggaran juga ditutupi oleh urunan pengurus DKM serta tokoh masyarakat setempat yang ikut menyisihkan rezekinya.
Melalui kegiatan ini, DKM Masjid Agung Ar-Rahman berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk saling berbagi. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian jemaah terhadap masa depan anak-anak yatim di wilayah Pandeglang.
“Kami ingin memotivasi anak-anak ini agar jangan putus harapan, tetap semangat belajar, dan terus bertawakal. Semoga mereka tumbuh menjadi anak yang saleh dan salehah, serta meraih kesuksesan di dunia maupun akhirat,” pungkas Ramadhani.
Rona bahagia dan sumringah pun terpancar jelas dari wajah anak-anak yatim seusai menerima santunan tersebut. Setelah mendapatkan amplop dan bingkisan sembako, mereka langsung bergegas masuk barisan dan mengantre dengan tertib untuk mengambil nasi boks serta katering yang dibagikan oleh panitia.
Salah satu penerima santunan, Ardi (9), bocah asal Kampung Kadugajah, Kelurahan Pandeglang, mengaku sangat senang atas bantuan yang diterimanya. Ia berniat mempergunakan uang tersebut untuk keperluan pendidikannya.
“Uangnya mau buat beli buku dan seragam sekolah. Terima kasih Pak Ustaz dan Masjid Ar-Rahman,” ucap Ardi singkat dengan wajah gembira.
(Red).







Komentar
Silakan login untuk berkomentar.