Lensabansel.com, Pandeglang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pandeglang menggelar acara “Gebyar 10 Muharam 1448 H” dengan memberikan santunan kepada 230 anak yatim. Kegiatan yang mengusung tema “Bahagia Anak Yatim dan Duafa” ini berlangsung khidmat di Gedung Pendopo Pandeglang, Kamis (25/6/2026).
Ratusan anak penerima manfaat tersebut dihadirkan langsung dari 35 kecamatan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang. Masing-masing anak yatim mendapatkan santunan uang tunai sebesar Rp400.000.
Bupati Pandeglang, Rd. Dewi Setiani, hadir langsung menyerahkan santunan secara simbolis bersama Ketua BAZNAS Pandeglang, H. Herman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Dewi Setiani mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Asyura ini sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial.
“Menyantuni anak yatim di hari Asyura ini adalah momentum kita untuk mengetuk pintu langit. Saya mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang mampu untuk terus membersihkan harta dengan berzakat lewat BAZNAS,” ujar Dewi Setiani.
Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Pandeglang, H. Herman, menjelaskan bahwa dana santunan ini murni bersumber dari para muzaki yang menitipkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) mereka, termasuk kontribusi pribadi dari Bupati Pandeglang.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Pandeglang, Uri Sahuri, S.Pd.I., menekankan bahwa agenda ini dirancang bukan sekadar sebagai ritual ibadah tahunan tanpa makna. Menurutnya, BAZNAS berkomitmen menjadikan momen ini sebagai stimulus pertumbuhan kepedulian sosial yang berkelanjutan di masyarakat.
“Santunan ini bukan sekadar rutinitas kalender Islam saja. Kami ingin acara ini menjadi pemantik dan sarana nyata untuk mempererat kepedulian sosial kita. Semangat berbagi ini harus terus menyala di tengah masyarakat, tidak boleh berhenti di bulan Muharam saja agar beban warga yang membutuhkan bisa terus kita ringankan bersama,” tegas Uri Sahuri.
Acara yang berlangsung penuh haru ini turut dihadiri oleh Plt. Kabag Kesra H. Tanti, Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Ahmad Rifai, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Pandeglang.
(Red).







Komentar
Silakan login untuk berkomentar.